Guru
Berburu “GMT Unik” di NKRI dengan Ngeblog
Oleh : Iwan Sumantri
#Laskar Gerhana detikcom (Foto detik.com) |
Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara bumi dan matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya matahari. Ketika seluruh piringan matahari tertutup oleh piringan bulan, sesaat langit siang hari berubah menjadi gelap, beberapa bintang dan planet yang biasanya bersembunyi di balik cahaya matahari akan tampak di langit, fenomena inilah yang disebut gerhana matahari total (GMT).
Diagram Gerhana Matahari, Bulan Menutupi Matahari pada siang hari (Foto id.wikipedia.org) |
Gerhana total terjadi apabila saat puncak gerhana, piringan matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan bulan. Saat itu, piringan bulan sama besar atau lebih besar dari piringan matahari. Ukuran piringan matahari dan pringan bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak bumi-bulan dan bumi-matahari.
9 Gerhana Matahri Total Yang Melintas Indonesia (Foto detiknews) |
Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan
Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat
puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis
ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari.
Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh
piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari
yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan
dan terlihat seperti cincin yang bercahaya.
Gerhana hibrida bergeser antara gerhana total dan
cincin. Pada titik tertentu di permukaan bumi, gerhana ini muncul sebagai
gerhana total, sedangkan pada titik-titik lain muncul sebagai gerhana cincin.
Gerhana hibrida relatif jarang.
Apa yang ada di buku
disampaikan kepada siswa.
Seiring dengan perkembangan jaman dan
ketentuan pemerintah dalam mengajar harus linear dengan ijazah yang dimiliki
seorang guru, maka sejak tahun 1990 saya beralih mengajar pada bidang studi
matematika sampai dengan sekarang. Selama kurun waktu 3 tahun itulah saya
mempelajari IPA-Fisika secara otodidak, dari buku ke buku dan hasil diskusi
bersama dengan bapak/ibu guru yang mengajarkan IPA-Fisika waktu itu. Suatu
pengalaman yang berharga tentunya ketika itu.
Tahun 2016, tepatnya 9 Maret
2016 adalah moment yang tak akan dilewatkan oleh semua orang, baik
pemerintah dengan kementerian
Pariwisatanya, PT. Pos Indonesia maupun
pihak swasta yang bergerak di dunia pendidikan, ICT, teknolgi, budaya, para
blogger, para wisatawan, komunitas-komunitas astronomi dan yang lainnya,
termasuk blog detikcom serta guru tentunya.
Gerhana Matahari pada tanggal 9 Meret 2016 (Foto id.wikipedia.org) |
Seperti yang kita tahu, GMT terjadi sekitar 18 bulan sekali. Namun lintasan GMT melalui lokasi yang berbeda-beda sehingga kita yang ada di Negara Kasatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak setiap tahun bisa mengamatinya di tempat yang sama.
Sepengetahuan saya baru ada 3 (tiga) GMT terakhir yang bisa disaksikan di Indonesia, yaitu: 1) 11 Juni 1983 ; 2) 18 Maret 1988; 3) 24 Oktober 1995, dan GMT selanjutnya kurang dari setengah bulan tepatnya Rabu, 9 Maret 2016. GMT tahun 2016 bisa disebut “GMT Unik” karena GMT 2016 hanya bisa disaksikan di Indonesia dan perairan Pasifik.
Pada 9 Maret 2016, sebagian besar Pasifik, meliputi Indonesia, Malaysia ,dan negara-negara lainnya di Asia Tenggara dan benua Australia, akan dapat menyaksikan gerhana matahari parsial. Gerhana matahari total dianggap sebagai salah satu fenomena alam paling mengesankan yang terjadi di Bumi. Di Timur Samudera Pasifik, gerhana matahari total akan terjadi selama lebih dari 4 menit. Sedangkan, garis kuning menunjukkan daerah dengan gerhana matahari parsial
Sebagian besar India dan Nepal akan mengalami gerhana matahari parsial. Sementara itu, Indonesia, Malaysia,Filipina,Papua Nugini akan dapat menyaksikan lebih dari 50% gerhana parsial. Sedangkan Kamboja,Myanmar,Vietnam,Thailand akan melihat sekitar 50% gerhana matahari parsial. Sementara Australia,China,Jepang, Alaska akan mendapatkan kurang dari 50% gerhana parsial.
Di Indonesia ada sekitar 11
provinsi yang bisa menyaksikan GMT. Kesebelas provinsi ini membentang dari
wilayah barat sampai timur NKRI, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Selatan,
Bengkulu, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan
Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah,Sulawesi Barat dan Maluku Utara.
Sementara itu di daerah lain di Indonesia seperti daerah saya di kabupaten Sukabumi provinsi Jawa Barat hanya bisa menyaksikan gerhana matahari sebagian.
Fenomena GMT 2016 di NKRI ini tentunya adalah peristiwa bersejarah yang sayang untuk dilewatkan sehingga disambut meriah oleh semua orang, salah satunya adalah www.detik.com melalui kanalnya blogdetik, mencari 20 blogger untuk diajak ke Belitung sebagai saksi peristiwa bersejarah dan menjadi 'Laskar Gerhana' dalam perjalanan wisata Gerhana Matahari selama 2 hari 1 malam, secara gratis, ini tentunya di sambut antusias oleh para blogger di negeri ini, salah satunya adalah saya selaku guru matematika yang suka akan ngeblog.
Fenomena GMT di NKRI bisa menjadi peluang besar untuk meningkatkan kunjungan turis asing dan turis domestik di berbagai daerah yang di lintasi jalur GMT, seperti Lubuk Linggau, Palembang, Toboali, Koba, Manggar, Tanjung Pandan, Palangkaraya, Balikpapan, Sampit, Palu, Poso, Ternate, Tidore, Sofifi, Jailolo, Kao, dan Maba. Mereka tidak mau ketinggalan akan fenomena langit yang unik ini yang akan jadi bagian sejarah di abad 21. Tidak hanya menyaksikan GMT saja tentunya mereka akan melakukan penelitian saat gerhana berlangsung, seperti penelitian medan magnet matahari,korona matahari dan perubahan struktur medan magnet bumi di daerah yang dilewati jalur GMT serta hal lainnya yang ada kaitannya dengan GMT tersebut.
Sementara itu di daerah lain di Indonesia seperti daerah saya di kabupaten Sukabumi provinsi Jawa Barat hanya bisa menyaksikan gerhana matahari sebagian.
Fenomena GMT 2016 di NKRI ini tentunya adalah peristiwa bersejarah yang sayang untuk dilewatkan sehingga disambut meriah oleh semua orang, salah satunya adalah www.detik.com melalui kanalnya blogdetik, mencari 20 blogger untuk diajak ke Belitung sebagai saksi peristiwa bersejarah dan menjadi 'Laskar Gerhana' dalam perjalanan wisata Gerhana Matahari selama 2 hari 1 malam, secara gratis, ini tentunya di sambut antusias oleh para blogger di negeri ini, salah satunya adalah saya selaku guru matematika yang suka akan ngeblog.
Fenomena GMT di NKRI bisa menjadi peluang besar untuk meningkatkan kunjungan turis asing dan turis domestik di berbagai daerah yang di lintasi jalur GMT, seperti Lubuk Linggau, Palembang, Toboali, Koba, Manggar, Tanjung Pandan, Palangkaraya, Balikpapan, Sampit, Palu, Poso, Ternate, Tidore, Sofifi, Jailolo, Kao, dan Maba. Mereka tidak mau ketinggalan akan fenomena langit yang unik ini yang akan jadi bagian sejarah di abad 21. Tidak hanya menyaksikan GMT saja tentunya mereka akan melakukan penelitian saat gerhana berlangsung, seperti penelitian medan magnet matahari,korona matahari dan perubahan struktur medan magnet bumi di daerah yang dilewati jalur GMT serta hal lainnya yang ada kaitannya dengan GMT tersebut.
Mulai maraknyanya kegiatan
dan semakin ramainya informasi serta berita mengenai GMT, membuat saya selaku
guru tidak sabar ingin menyaksikan secara langsung Gerhana Matahari Total 2016
tersebut, yang merupakan fenomena unik
dan langka tersebut dan baru akan terjadi serta bisa dinikmati lagi tanggal 20
April 2042 di Indonesia. Tapi masalahnya, bisa ngga berangkat dan menyaksikan
langsung GMT 2016 ke daerah yang dilintasi GMT tersebut?
Tapi, Tak perlu risau dan
galau rasa-rasanya dengan kemajuan teknologi dan jaman digital sekarang ini,
kita khususnya saya selaku guru matematika yang suka ngeblog, supaya bisa menyaksikan dan
mencatat peristiwa unik dan bersejarah ini, tentu ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan:
1. Mencari tahu akan peristiwa gerhana, baik gerhana bulan maupun
gerhana matahari dari berbagai sumber dan referensi salah satunya adalah link
detikcom Gerhana Matahari Total 2016.
2. Mencari tahu bagaimana tata cara melihat gerhana matahari total
secara langsung secara aman.
3. Mencari tahu alat yang digunakan untuk mengurangi intensitas
matahari yang masuk kemata.
4. Mencari tahu waktu aman untuk melihat matahari secara langsung.
5. Sering berkunjung untuk sharing berbagai pengetahuan tentang
gerhana matahari total dan dampaknya dengan para blogger dengan cara berkunjung
ke blog yang memuat artikel-artikel tentang fenomena GMT 2016
6. Jadilah orang dan bagian dari fenomena dan sejarah GMT 2016 sesuai
dengan kemampuan dan bidangnya.
Terakhir, jadikan moment GMT
2016 nanti adalah moment bersejarah yang perlu disyukuri oleh kita semua selaku
warga negara di NKRI ini, GMT telah memberikan pada kita sebuah edukasi publik, peristiwa budaya yang menyenangkan, dan juga menggairahkan pariwisata , jangan lupa bahwa Allah SWT telah melimpahkan dan memberikan
kekuasaan serta kekayaan akan ilmunya pada kita semua, semoga kita harus bisa
mensyukurinya!
Aamiin.
#Laskar Gerhana detikcom
Aamiin.
#Laskar Gerhana detikcom
Referensi tulisan :
1) https://id.wikipedia.org/wiki/Gerhana_matahari
2) http://www.detik.com/gerhanamatahari2016/
10 comments:
wah makasih infonya.. good luck lombanya.. :D
Artikel yang detail tentang gerhana.
Salam,
Panduan Wisata Indonesia
@Wardah Fauziyah : Makasih sudah berkunjung ke blog sederhana ini!
@Forester: Makasih atas apresiasinya !
Ingin rasanya menyaksikan langsung fenomena unik GMT ini di lokasi yang dilintasinya ! Bisa ngga yah?
Semoga pak bisa terpilih menjadi 20 laskar gerhana 2016 detikcom !
Bersyukur dan sukses pak jika ke pilih !
@Krani Pratiw: makasih atas apresiasinya...berharap sekali jadi 20 laskar gerhana detikcom...mohon doa dan dukungannya !
@Yani Sumanti : harus bersyukur bu jika kepilih...karena GMT adalah fenomena alam yang langka dan unik perlu di syukuri jika bisa mnyaksikannya secara langsung !
Lihat gerhananya gak boleh telanjang, eh salah, maksudnya pake mata telanjang. Good luck buat llombanya ya Pk Guru...
@ Amir Mahmud : benar sekali liatnya jangan sampai telanjang...nanti orang liat kita bukan liat GMT...makasih Mas Amir sudah di ingatkan !
Post a Comment